Jahatnya Dunia Luar.

Kita akan kalah dengan dunia luar.

Kita akan menangis karena dunia luar.

Kita akan tersingkirkan oleh dunia luar.

Kita engga ada apa apanya dibanding dunia luar.

Kita berfikir, Kita sudah siap untuk berhadapan dengan dunia luar. Kita merasa, kita akan bertahan di dunia luar. Namun feedback yang didapat oleh kita apa? Hancurnya mental kita.

Bukan hancur oleh dunia luarnya sendiri. Dunia luar engga punya salah, sebenarnya kita yang salah. Kita engga menyiapkan semuanya sebelum berkelana di dunia luar.

Kesiapan adalah segalanya. Mungkin kita akan berbicara lebih mengerucut. Kita berbicara tentang bekerja. Beberapa hari yang lalu saya mencoba untuk interview kerja, namun apa yang ditanya oleh mereka? bukan kuliah nya gimana, bukan belajar apa aja di kampus nya, bukan materi kampus yang kita pelajari, tapi apa?, Tentang apa yang kita buat, Pengalaman Project apa yang digarap, Teknologi apa yang digunakan, hal hal berbau teknis ini yang gak akan pernah kita dapatkan di kuliah.

kenapa?

it's Simple!.

Karena itu dunia luar. Dunia industri Teknologi.

Menakutkan ? Ya!, Tentu saja.

Tapi bukan berati saya meninggalkan teman teman di kondisi seperti ini, engga ko. Artinya adalah, kita harus mempersiapkan diri sesiap siapnya ketika kita akan terjun ke dunia luar.

Anggaplah seperti ini, kita berada di game MMORPG, kita baru saja login dan menjadi pemain Lv. 1, kita gak bisa pergi ke dungeon atau ke tempat yang berbahaya langsung, karena kita belum siap.

Jika kita belum siap dengan "Skill requirement" dunia luar, kita akan mati disana. Kita harus menyiapkan hal hal yang penting terlebih dahulu. Semua demi mempersiapkan dunia luar yang jahat ini.