Pesan untuk orang Moody.

Hai Moody,

Warna apa hati kamu sekarang? Merah? Biru? Hijau? Kuning? Jangan moody terus ya, kasian orang yang didekat kamu jadi imbasnya.

Setiap orang pasti mengalami yang dinamakan mood swing, atau mood yang cepat berubah. Menurut riset kamu mengalami gangguan mental, aduhhh riset apa itu, saya sampe merinding dibuatnya.

Lupakan dulu soal riset engga jelasnya. Atau mungkin setelah baca ini kamu jdi engga mood kah? Waduhhh maafkan maafkan. Poin yang saya sampaikan bukan itu ko.

Oke kita lanjut lagi, ada beberapa faktor moody ini terjadi pada kamu, pertama, karena kamu malas. Yaap malas, malas membuat kita menjadi lebih sensitif, faktanya ketika kamu sedang diam, malas untuk bergerak, dan ada orang yang menyuruh kamu tiba tiba, pasti buat kamu kesel,

"apa sih, lgi pw juga"

Ini faktor pertama buat kamu moody, dari pada tersinggung oleh orang lain, kenapa engga hilangkan sifat malas kamu? Engga ada ruginya ko jdi orang rajin.

Kedua, kamu engga tau harus ngapain. Dengan kata lain orang orang menyebutnya "Gabut". Mungkin mirip dengan poin pertama, si malas, tapi bedanya malas ada sesuatu yang masih bisa dikerjakan, sedangkan gabut, kamu engga ada kerjaan yang di kerjakan.

"Terus gimana dong?"

"Kan gak ada kerjaan ini juga"

"Gimana sih"

Tahan tahan, kmu udah mulai moody lagi tuu.

Selalu ingat dalam hati dan pikiran kamu, bahwa hidup cuma satu kali, masa sekarang kamu cuma satu kali, engga bisa terulang kembali. Jdi manfaat kan waktu sebaik baiknya. Engga peduli mau ngerjain apa, asalkan itu memiliki impact positif kepada kamu.

Setiap orang memiliki hobi nya sendiri, mungkin dari sana kamu bisa memulai nya. Wuhh kayanya kamu baca ini moodnya naik turun dan terus berubah warna.

Ditahan dulu tolong ya.

Yang ketiga dan terakhir, kamu kurang dekat dengan Tuhan. Setiap agama pasti mengajarkan kebahagian dan kedamaian. Jika kamu masih merasa moodnya engga bisa menjadi baik, maka ini yang jadi faktor besarnya.

"Kan aku udah ibadah tiap hari"

"Tetep aja weh mood mah"

"Gak ngaruh banget"

"Jangan bawa agama agama deh"

Aduhh tolong bersabar yaa, tahan, bentar lagi beres.

Jika emang kita masih moody setelah mendekat dengan Tuhan, simple, itu perasaan kamu saja telah mendekat dengan-Nya. Kamu ternyata belum mendekat dengan Tuhan. Atau bisa dikatakan, belum maksimal saja.

Tuhan selalu mendengar ocehan kita, mood kita, Tuhan Maha Mendengar ko. Kalo engga bisa ngomong masalah kamu dengan orang lain Keluarin aja unek unek kamu kepada Tuhan. Banyak hal lain yang menjadi faktor kamu moody terus. Tapi aku kasih tiga dulu aja. Dan faktanya setiap orang moody mungkin memiliki cara sendiri untuk mengembalikan mood yang baiknya.

Tetap ceria dan senyum tulus, kita disini merasa kebingungan dan takut mengambil langkah untuk menghibur kamu yang moody. Jadi mungkin kamu bisa mengerti kondisi kita.

Kebahagian, datang dari lingkungan disekitar kamu. Maka jangan buat lingkungan itu menjadi buruk karena mood kamu. Kamu bahagia, kita bahagia disini.